Salah Kirim GoFood, Benar Dapat Pahala

 Siang itu, Fajar lagi rebahan sambil nonton video review makanan. Di tangannya, aplikasi GoFood sudah terbuka, dan jempolnya mantap memesan: Ayam Geprek Level 5, nasi uduk, dan teh manis jumbo. Semua serba pedas, semua serba niat.

"Ini sih bukan makan siang, tapi penyiksaan spiritual," gumamnya sambil klik order now.

Lima belas menit kemudian, abang GoFood datang, tapi ada yang aneh.

“Mas Fajar?”
“Ya, saya!”
“Tapi ini alamatnya RT 06... ini RT 03.”

Fajar melongo.
Ternyata... dia salah klik alamat. Bukan rumahnya yang terdaftar, tapi rumah lamanya, dua gang sebelah!

Panik, Fajar berlari ke alamat itu. Sesampainya di sana, seorang ibu tua berkain batik sedang duduk di teras sambil menatap plastik GoFood penuh harap.

“Ibu… maaf, itu harusnya buat saya,” kata Fajar sambil terengah.

Ibu itu senyum kecil, “Saya pikir ini dari anak saya di Jakarta. Tapi ternyata bukan ya?”

Fajar langsung beku.

Di titik itu, ayam geprek mendadak terasa seperti ayam surga. Dia memandangi plastik itu, lalu memandangi ibu itu. Perutnya lapar, tapi hatinya... mendadak kenyang.

“Bu, yaudah… anggap aja ini dari anak ibu. Saya ikhlasin. Tapi doain ya, saya dapat rezeki yang lebih gede.”

Ibu itu matanya berkaca-kaca.
“Mas… ini makanan terenak yang saya lihat bulan ini. Doa saya banyak. Semoga Mas nanti sukses, jodohnya baik, motornya enggak pernah mogok, dan hidup Mas... adem.”

Fajar tertawa kecil. Dia pamit sambil melambai, perut masih keroncongan, tapi langkahnya ringan.

Sesampainya di rumah, ponselnya bunyi. Notifikasi: "Saldo cashback GoPay kamu Rp50.000"
Pesan dari sistem: "Terima kasih sudah berbagi."

Fajar melongo.
“Salah kirim? Ternyata kiriman Tuhan juga bisa lewat GoFood.”

 

Comments

Popular posts from this blog

Dari Jalanan Menjadi Destinasi: Mendirikan Bisnis Perjalanan Wisata Kota Berbasis Masyarakat

Rezeki Tak Pernah Salah Alamat: Optimisme dalam Ikhtiar Islami

Kang Ojek dan Sepatu Jebol: Misi Menolong Si Tukang Jalan Kaki